TUGAS PERENCANAAN PEMBELAJARAN
PROGAM TINDAK LANJUT
Tugas ini dibuat guna memenuhi nilai mata kuliah yang di
ampu oleh
Arfilia Wijayanti, S.Pd., M.Pd

Di susun oleh :
1.
Fernanda Shella Elvira (14120454)
2.
Muzaki (14120476)
3.
Endang Puryani (14120460)
4.
Meilita Rahmawati (14120491)
5.
Anggi Sundari Putri (14120500)
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PGRI SEMARANG
2016
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT yang telah
memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami, sehingga berhasil
menyelesaikan
makalah ini mengenai “Sistem Penilaian” dengan tepat waktu.
Makalah ini menjelaskan secara ringkas
mengenai Pengertian penilaian, system penilaian pembelajaran, alat penilaian
pembelajaran, penyusunan penilaian pembelajaran, dan tujuan diadakan penilaian.
Dan oleh karena itu
kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata kami sampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah
berperan serta dalam penyusunan makalah ini dariawal sampai akhir.
Semarang, 29 Maret 2016
Penyusun
\
Daftar Isi
Kata Pengantar……………………………………………………………………....…2
Daftar Isi……………………………………………………………………………….3
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang………………………………………………………..………….....4
B. Rumusan Masalah…………………………………………………………………....4
C.
Tujuan dan Manfaat Pembahasan…………………………………………………....4
BAB II PEMBAHASAN
A.
Pengertian Penilaian Hasil Belajar…………………………………………………..5
B. Tujuan Progam Tindak Lanjut………………………………………………………6
C. Cara-cara Menentukan Masalah
Belajar………………………………………….....6
D.
Factor-faktor Masalah Belajar………………………………………………………7
E.
Langkah-langkah Kegiatan Di dalam
Progam Tindak Lanjut………………......8
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan ………………………………………………………………………...9
B. Saran ……………………………………………………………………………….9
Daftar Pustak…………………………………………………………………………….10
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Menurut
UUSPN (Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional) No. 20 Tahun 2003 Pasal 1,
menyatakan bahwa pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan
pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Setiap siswa
menginginkan hasil yang baik dalam proses pembelajarannya.
Hal
tersebut dijadikan tolak ukur dalam proses pembelajaran. Hasil berupa nilai
yang baik pada mata pelajaran Gambar Teknik dapat dicapai apabila terlaksananya
proses belajar mengajar yang baik. Hal tersebut harus ditunjang dengan faktor
yang mendukungnya, salah satunya adalah interaksi belajar mengajar yang terjadi
antara guru dan siswa
Tindak lanjut evaluasi hasil
pembelajaran perlu dipahami dan dilakukan oleh setiap stakeholder, jika laporan
hasil evaluasi pembelajaran itu kurang maka apa yang harus dilakukan oleh
pengambil kebijakan pendidikan. Apa yang dilakukan oleh seorang pendidik, siswa dan orang tua serta
pemerintah.Siklus
managemen pendidikan dilakukan lagi apakah ada yang kurang dalam perencanaan,
pelaksanaan, evaluasi dan bagaimana perbaikan yang harus dilakukan oleh pembuat
kebijakan pendidikan. Dengan mengatuhui apa yang seharusnya dilakukan, maka
akan memberikan pemahaman yang mendalam tentang pelaksanaan program evaluasi
pembelajaran.
B.
Rumusan Masalah
1.
Apa yang di maksud dengan
Progam Tindak Lanjut
2.
Apa tujuan diadakannya
Progam Tindak Lanjut
3.
Bagaimana menentukan masalah-masalah
belajar
4.
Apasajakah yang termasuk
faktor-faktor masalah belajar
5.
Bagaimanakah langkah
kegiatan di dalam tindak lanjut evaluasi hasil pembelajaran
C.
Tujuan
Bertujuan untuk :
Mendeskripsikan dan
mengeksplementasikan program
dan tindak lanjut
.
BAB
II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Progam Tindak Lanjut
Evaluasi Program dan Tindak Lanjut adalah salah satu
komponen manajemen program yang esensial dalam program bimbingan dan konseling.Evaluasi
merupakan pengukuran ketercapaian program pendidikan, perencanaan suatu program
substansi pendidikan. Pada Kurikilum Berbasis Kompetensi, komponen penilaiannya
dikenal dengan Penilaian Berbasis Kelas.
Hasil
penilaian sikap perlu dimanfaatkan dan ditindak lanjuti. Hasil pengukuran dan
penilaian sikap siswa dalam kelas, tujuan utamanya bukanlah untuk dilaporkan
dalam bentuk angka, seperti nilai penguasaan pengetahuan (domain kognitif) atau
keterampilan (domain psikomotor). Secara terperinci, hasil pengukuran dan
peniIaian sikap dalam kelas dapat dimanfaatkan untuk hal-hal sebagaiberikut:
1)
Pembinaan sikap siswa, baik
secara pribadi maupun klasikal, perlu memperhatikan teori pembentukan dan
perubahan sikap. Sebagian dari teori itu telah dijelaskan penilaian bagian awal
dari naskah pedoman ini.
2)
Perbaikan proses pembelajaran,
misalnya secara umum siswa menunjukkan sikap negatif terhadap pokok bahasan
atau mata pelajaran tertentu, ada kemungkinan siswa belumdapat menyerap dengan
benar materi pelajaran dan belum dapat memahami dengan benar konsep-konsepnya.Dalam
hal ini, guru perlu mengkaji lebih mendalam dan mungkin purlu memberikan
perhatian khusus dan penekanan-penekanan tertentu dalamproses pembelajaran.
3)
Peningkatan profesionalitas
guru. Hasil pengukuran dan penilaian sikap dapat dimanfaatkan pula dalam rangka
pembinaan profesionalisme guru. Berdasarkan hasil pengukuran dan penilaian
sikap, guru dapat memperoleh informasi tentang kekuatan dan kelemahan yang
dimilikinya berdasarkan persepsi siswa. Informasi tersebut sangat bermanfaat
dalam rangka melakukan upaya-upaya perbaikan dan peningkatan kualitas pribadi
dan kemampuan profesional guru.
B.
Tujuan Progam Tindak Lanjut
Tujuan dari kegiatan tindak
lanjut adalah untuk mengoptimalkan
hasil belajar siswa. Berikut
ini beberapa kegiatan tindak lanjut yang dapat dilakukan guru dalam upaya
mengoptimalkan penguasaan siswa (Ruhimat, 2007).
1.
Memberikan tugas atau latihan yang harus dikerjakan di rumah (PR)
Dalam memberikan tugas dan latihan
guru perlu memperhatikan waktu yang tersedia dan kemampuan yang dimiliki
siswa.Setiap pemberian tugas kepada siswa harus berorientasi pada kompetensi
yang harus dicapai dan memberikan manfaat bagi siswa.
2.
Membahas kembali materi pelajaran yang belum dikuasai siswa
Sebagai tindaklanjut dari adanya kemampuan yang belum
dikuasai siswa, guru hendaknyamerancang kegiatan untuk membantu siswa menguasai
kemampuan yang belum dikuasanya.
3.
Membaca materi dari sumber
lain
Kegiatan ini dapat ditugaskan kepada
siswa yang belum ataupun yang sudah menguasai kompetensi yang telah ditetapkan.
4.
Memberikan motivasi atau bimbingan belajar
Guru hendaknya memberikan bimbingan kepada siswa agar
mereka mampu memperbaiki kekurangannya. Bimbingan tersebut dapat berupa arahan
atau petunjuk yang jelas kepada siswa sehingga tugas yang diberikan dapat
diselesaikan secara maksimal.
5.
Menginformasikan topik yang akan dibahas pada pertemuan berikutnya
Hal ini dilakukan untuk membimbing atau mengarahkan siswa
dalam kegiatan belajar yang dilakukan di luar jam pelajaran.
C. Cara-cara
Menentukan Masalah-maslah Belajar
Program
pembelajaran merupakan hal yang kompleks. Belajar di sekolah terkait dengan beberapa
hal. Dalam bertindak belajar, siswa berhubungan dengan guru, bahan
belajar, pemerolehan pengetahuan dan pengalaman, dan tata cara evaluasi
belajar. Di samping itu, siswa secara intern menghadapi disiplin, kebiasaan dan
semangat belajarnya sendiri.
1.
Pengamatan
Perilaku Belajar
Guru selaku pembelajar bertindak
membelajarkan,dengan mengajar. Guru selaku pengamat,melakukan pengamatan
terhadap perilaku siswa dalam pengamatan tersebut guru juga mewawancarai siswa
atau teman belajarnya. Jadi ada
perbedaan peran guru, yaitu peran membelajarkan dan peran pengamat untuk
menemukan masalah-masalah belajar.bila masalah siswa ditemukan, maka sebagai
pendidik, guru berusaha membantu memecahkan msalah belajar.
2.
Analisis hasil belajar
Analisis hasil belajar siswa merupakan pekerjaan khusus.
Hal ini pada tempatnya dikuasai dan dikerjakan oleh guru. Dalam menganalisis
hasil belajar guru memulai sejak awal semester, sejalan dengan desain
instuksional.
3.
Tes Hasil Belajar
Pada
penggal proses belajar dilancarkan tes hasil belajar.adapaun jenis tes yang
digunakan umumnya digolongkan sebagai tes lisan dan tes tertulis. Tes tertulis
terdiri dari tes esai dan tes objektif.
D. Factor-faktor
Masalah Belajar
Prayitno
(1985) mengemukakan bahwa masalah adalah sesuatu yang tidak disukai adanya,menimbulkan
kesulitan bagi diri sendiri dan atau orang lain, ingin atau perlu dihilangkan.
Guru telah mengajar dengan baik. Ada siswa belajar dengan giat. Ada siswa
pura-pura belajar. Ada siswa belajar setengah hati. Bahkan ada siswa yang tidak
belajar. Dilihat dari hal-hal tersesbut dapat ditemukan adanya masalah-masalah
belajar yang dialami oleh siswa.oelh sebab itu factor masalah belajar di bagi
menjadi :
1.
Factor Internal
Factor
yang berasal dari siswa itu sendiri,
tanpa adanya dorongan dari luar dalam hal belajar yang di lakukanya selama ini.
Faktor intern yang dialami dan dihayati oleh siswa yang berpengaruh pada proses
belajar seperti:
·
Sikap
terhadap Belajar
·
Motivasi
Belajar
·
Konsentrasi
Belajar
·
Mengolah
Bahan Belajar
·
Menyimpan
Perolehan Hasil Belajar
·
Kebiasaan
belajar
2.
Factor Ekternal
Proses
belajar didorong oleh motivasi intrinsik siswa Dengan kata lain aktivitas
belajar dapat meningkat bila program pembelajaran disusun dengan baik. Program
pembelajar sebagai rekayasa pendidikan guru disekolah merupakan faktor ekstern
belajar.Faktor-faktor ekstern tersebut adalah sebagai berikut:
·
Guru
sebagai Pembina Siswa Belajar
·
Prasarana
dan Sarana Pembelajaran
·
Lingkungan
Sosial Siswa di Sekolah
·
Kebijakan
Penilaian
·
Kurikulum
Sekolah
E.
Langkah Kegiatan Di Dalam
Tindak Lanjut Evaluasi Hasil Pembelajaran
Kegiatan dalam tindak lanjut
evaluasi hasil pembelajaran berdasarkan hasil-hasil evaluasi yang telah
dilakukan, guru dapat merancang kegiatan tindak lanjut yang perlu dilakukan
baik berupa perbaikan (remedial) bagi siswa-siswa tertentu, maupun berupa
penyempurnaan program pembelajaran.Penjelasan lebih lanjut tentang kegiatan
tersebut dapat diuraikan berdasarkan langkah-langkah sebagai berikut:
1.
Identifikasi kelebihan dan kelemahan laporan hasil evaluasi pembelajaran.
Laporan hasil pembelajaran perlu dilihat dan dipelajari oleh pengambil kebijakan pendidikan. Dengan melihat hasil laporan tersebut maka dapat diidentifikasi apakah pembelajaran selama ini sudah sesuai dengan tujuan pembelajaran. Dengan mengetahui hasil laporan maka kelemahan-kelemahan yang terjadi di dalam proses pembelajaran akan teridentifikasi secara baik.
Laporan hasil pembelajaran perlu dilihat dan dipelajari oleh pengambil kebijakan pendidikan. Dengan melihat hasil laporan tersebut maka dapat diidentifikasi apakah pembelajaran selama ini sudah sesuai dengan tujuan pembelajaran. Dengan mengetahui hasil laporan maka kelemahan-kelemahan yang terjadi di dalam proses pembelajaran akan teridentifikasi secara baik.
2. Peningkatan hasil belajar
Setelah mengetahui berbagai
bentuk kegagalan yang ada maka perlu diadakan peningkatanpembelajaran. Proses
pembelajaran yang maksimal akan mengakibatkan hasil belajar yang baik. Atau dengan solusi yang kita ajukan haruslah mengarah pada upaya
untuk menanggulangi kegagalan dan menguatkan pendukung keberhasilan belajar
peserta didik.
3.
Merancang program pembelajaran remidi (perbaikan).
Program pembelajaran remidi diberikan hanya untuk kompetensi tertentu yang
belum dikuasai oleh peserta didik. Program ini dilakukan setelah peserta didik
setelah peserta didik mengikuti tes atau ujian kompetensi tertentu, tetapi
peserta didik tersebut mendapatkan sekor nilai di bawah standar minimal yang
telah ditetapkan.
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Progam Tindak Lanjut sering kalai membuat siswa lebih
termotivasi dalam hal belajar. Adanya progam tindak lanjut memberikan ruang
lingkup siswa untuk memahami ulang apa yang di pahami pada saat proses
pembelajaran berlangsung.
Adapun masalah-masalah belajar baik di karenakan factor
internal maupun factor ekternal, progam tindka lanjut dapat pula berperan dalam
penanganan masalah-masalah belajar siswa. Adanya progam tindka lanjut guru
lebih mudah mengenali siswa, baik dari perilaku, cara belajar ataupun penanganan
guru dalam menghadapi siswa yang
mengalami masalah belajar.
B.
Saran
Seorang guru sebaiknya
mampu mengidentifikasi masalah dan memberikan solusi terhadap masalah-masalah
belajar yang dialami oleh siswanya agar peroses belajar mengajar tetap berjalan
dengan lancar dan tujuan pembelajaran dapat dicapai dengan baik.
DAFTAR PUSTAKA
( Di unduh pada hari selasa 29 Maret
2016 pukul 15:00 WIB )
http://www.gurukelas.com/2011/09/kegiatan-tindak-lanjut-pembelajaran.html (di unduh pada hari selasa, 29
Maret 2016 pukul 15:10 WIB)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar